Labels.

Senin, 09 September 2013

Hanyut Jiwa Dalam Kobaran

Lenyap lalu jiwa menghilang begitu saja, Jejak bahkan bayangan ikut musnah
Terjebak diantara saksi dan mati, Hanyut dalam ribuan kiasan
Dan mati dalam sebuah kobaran, Semuanya terlepas lalu terinjak
Hanyut Jiwa Dalam Kobaran
Langkah maju lalu mundur kembali, Arah lurus lalu mundur kembali, Pandangan menoleh lalu memalingkan kembali, Garisnya berikatan tetapi saling menentang, Jika air memadamkannya maka api kembali mengobarkannya, Getaran itu semakin cepat ketika jiwa menjauhinya, Rasa itu semakin dalam bukan memudar ketika jiwa tidak kembali menyapanya, Raga mampu memberikan gejolak yang begitu cepat ketika jiwa tidak kembali menatapnya, Ini bukan konotasi ataupun denotasi, Aliran pemikiran yang begitu deras menghanyutkan jiwa dalam kobaran, Lalu tangan bebas menulis apapun, tanpa harus mengusik siapapun, lidah bebas menceritakan apapun, tanpa harus memberitahu siapapun, Dan mata bebas melihat siapapun, tanpa harus diketahui siapapun .
Ini Jiwa, ini kisah jiwa dan ini ceritanya .


                                                                                                                                       Yolanda Rizwany